Napak Tilas Negeri Melayu Kepri (habis)
Kami lanjutkan perjalanan menyusuri jalan kampung di pulau Penyengat itu dengan menggunakan jasa ojek… lumayan juga kalau jalan kaki.. Situs demi situs kami singgahi satu-satu. semua hanya tinggal kenangan, sayang sekali pengunjung gak bisa masuk kedalam, shg tak ada kata yang terakngkai untuk mendetilkan pernik-pernik di dalamnya…
Prof gak bawa camera neh…? tanyaku dengan logat melayu
Tak lah… ingat di kepala aja.. kan foto2nya udah ada di google earth… melirikku sambil tersenyum. Tapi tak sedetil yang di harapkan Prof..? aku mengejar.. Ya lah memang.. nanti insyaalloh lain waktu saya kesini lagi bersama keluarga…
Akhirnya kami sampai di pemakaman Raja Ali Haji… Raja yang mati melawan belanda di sebuah pertempuran tengah laut…
” Pemakamamn beliau terawat rapi… di naungi pohon besar nan rindang, entah sudah berapa lama ia setia menaungi beliau…disisi kanan, beberapa pemakaman sanak keluarga beliau juga dijejer disana… berbalur kain kuning diatas batu berundak diatas pemakaman menambah kesan kebangsawanan raja-raja.. “
Inilah satu2nya keluarga raja melayu yang meninggal karena syahid… uangkap sang prof.. dengan lirih sang prof mengucapkan salam, mendekati pemakaman sang raja dan berdo’a untuk nya dengan penuh hikmah.. Setelah mengobrol sedikit dengan penjaga makam.. kami pun berlalu, dan prof masih meninggalkan cerita buatku di perjalanan tentang kisah perjuangan beliau…
Sekarang… kisah itu di film kan..kisah heroik Raja Ali Haji di ranah kepri menghadapi penjajah Belanda.. But WHo care..?? Tak seperti film lain yang banyak diminati dan didukung oleh pemerintah..
Tapi sang Raja sudah berbuat yang terbaik di zamannya.. dan mengakhiri hidup diujung peluru serdadu belanda..
….Syahid insyaalloh…